By Muhammad Fathoni
Jumat, 18 Juli 2014
0 comments
Setelah berurusan dengan banyak proyek yang tidak terlalu berhubungan
dengan dunia maya seperti mobil otomatis dan robot militer, Google
nampaknya kembali bersemangat untuk menyelamatkan dunia yang membesarkan
namanya itu.
Perusahaan teknologi terbesar di dunia ini mengumumkan jika tengah
membuat sebuah proyek baru yang bernama "Project Zero". Di proyek
barunya ini Google sengaja mengumpulkan para ahli di bidang
internet security untuk mengatasi masalah keamanan di internet.
Cita-cita mulia yang dicanangkan oleh tim Project Zero adalah membuat
internet bebas dari semua ancaman di masa depan. Misi yang dilakukan
contohnya menghilangkan celah-celah berbahaya yang terdapat pada layanan
di dunia maya hingga kesalahan pada software yang bisa dijadikan sarana
oleh hacker untuk meretas sistem.
Dalam blog-nya, Google menyatakan bila salah satu ancaman yang kini
tengah selesaikan adalah bug Heartbleed. Mereka sedang berusaha
menangkal agar malware berbahaya ini tidak menyerang dan 'berkembang
biak' di seluruh jaringan internet dunia.
Kabar baiknya, Project Zero tidak hanya bertugas 'mengawasi' website
Google dan Android saja, melainkan seluruh jaringan internet. Jika nanti
tim dari Project Zero menemukan masalah pada suatu software atau
layanan di internet, mereka akan segera menghubungi perusahaan yang
bersangkutan agar masalah-masalah itu bisa segera diatasi.
Menariknya, Google pun peduli dengan transparansi aktivitas tim ini.
Guna menghindari kesalahpahaman, Project Zero akan menerbitkan laporan
terkait masalah-masalah di situs-situs publik yang berhasil ditemukan,
tentunya setelah penanganan dilakukan oleh tim Project Zero,
Techradar (15/07).
By Muhammad Fathoni
Selasa, 08 Juli 2014
0 comments
Kepala Satuan Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Budiman mengakui
kemajuan teknologi informasi belum merasuk ke tubuh TNI AD. Alhasil,
kesatuannya pun menjadi bulan-bulanan di dunia siber.
Budiman
menyebutkan, Indonesia mengalami banyak serangan dari negara-negara
lain. Hanya saja, serangan itu tak serangan fisik melainkan aksi
meretas.
"Kita menyadari kemampuan sumber daya manusia TNI AD.
Kita perlu belajar bersama dan berlatih dalam hal ini (teknologi
informasi)," kata KSAD TNI AD Jenderal Budiman di Mabes AD, Jumat
(16/5).
Kelemahan itu menjadi mimpi buruk bagi TNI dalam
menghadapi serangan dunia siber. Salah satunya pernah terjadi saat
pasukannya akan menerbangkan
pesawat.
"Saat
penerbangan di Tanjung Priok ada kawan ngejam, sehingga begitu terbang
ternyata ada yang mainkan jamming sekitar situ. Ya itulah masih ada
kawan-kawan yang masih ambisi dalam ekonomi," ujar dia.
Menurutnya pertempuran antar negara tidak lagi ditentukan persenjataan berat saja. Penguasaan teknologi menjadi kunci utama.
"Ternyata
serangan terhadap Indonesia di bidang IT yang sangat luar biasa. Dan
penyerangnya oleh orang tersembunyi yang tanpa pamrih," lanjut Budiman.
Meski
menghadapi berbagai serangan di dunia maya, namun Budiman memberi
ancungan jempol terhadap kemampuan Indonesia di bidang IT. Baginya,
kemampuan itu tidak kalah dari negara lain.
"Kita juga menyadari
potensi kita di bidang IT luar biasa. Kita juga bisa lebih cepat, perlu
adanya komitmen dan policy juga kesinambungan dalam kegiatan-kegiatan,"
terang dia.
By Muhammad Fathoni
0 comments
Apabila Anda memiliki account di eBay, ada baiknya Anda mengganti
password secepatnya, karena ada kabar bahwa tempat untuk berjual beli
online tersebut berhasil jebol.
Dalam blog resmi mereka,
Blog.ebay.com
(21/05), eBay menyatakan bahwa situs mereka telah berhasil diretas.
Oleh karenanya, mereka meminta siapa saja yang memiliki account di eBay
untuk secepatnya mengganti password atau kata kuncinya.
Pihak
eBay mengatakan bahwa ada beberapa data penggunanya seperti email,
alamat sampai password yang telah terenskripsi berhasil dicuri, namun
untuk informasi terkait kartu kredit masih aman dan tidak terjamah
peretas.
Untuk mengganti password eBay, Anda perlu masuk
menggunakan ID dan password lama, kemudian menuju ke Account Settings.
Di laman tersebut, Anda pilih Personal Information dan pilih Edit untuk
menuju ke laman khusus password
By Muhammad Fathoni
0 comments
Selain ancaman fisik, ancaman dari dunia maya juga tak kalah seriusnya
sekarang ini. Oleh karenanya, Institut Teknologi Del Laguboti, Kabupaten
Toba Samosir, Sumatera Utara akan tanda tangani nota kesepahaman dengan
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD).
Nota
kesepahaman atau MoU ini dibentuk dalam rangka mengantisipasi serta
memerangi kejahatan cyber yang saat ini semakin melonjak jumlah serangan
dan aksinya.
Selain itu, MoU tersebut juga berfungsi sebagai
titik poros pertahanan cyber sekaligus tempat pertukaran data dan
informasi ilmiah dalam rangka alih teknologi.
"Penandatanganan
Memorandum of Understanding (MoU) dalam bidang pendidikan, pelatihan,
penelitian dan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi itu
dilaksanakan pada Senin (12/5)," ujar Wakil Rektor III IT.Del, Deni,
Lumbantoruan di Laguboti, seperti dikutip dari Antara, Sabtu (10/05).
Ketua
Bidang Inovasi dan Pengembangan IT Del itu menyebutkan, nota
kesepahaman dimaksud akan ditandatangani langsung oleh Kepala Staf TNI
Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Budiman bersama Rektor IT Del, Prof
Dr Roberd Saragih.
Acara penandatanganan tersebut juga akan
disaksikan sejumlah tamu undangan lain, di antaranya Menteri Pertahanan
Republik Indonesia, Prof Dr Purnomo Yusgiantoro, Dubes Rusia, Dubes
Australia, Finlandia, Dubes Republik Ceko dan Wakil Dubes Swedia.
Selain
itu, akan hadir Deputi Badan Intelijen Negara (BIN), Ketua Pembina
Yayasan Del Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan, Jenderal TNI
(Purn) H Fachrul Razi serta beberapa tamu undangan lainnya.
Menteri
Pertahanan, KASAD, para duta besar serta rombongan lainnya akan
berangkat dari Bandara Halim Perdana Kusumah Jakarta dan dijadwalkan
mendarat di Bandara Silangit pada Senin (12/5) sekitar pukul 08.30 WIB.
Deni
menjelaskan, rombongan Menteri Pertahanan dan KASAD direncanakan akan
meninjau demo cybergym, aplikasi cyber humint dan atraksi penyerangan
perangkat drone.
Pada kegiatan ini, mahasiswa IT Del akan
mempertunjukkan cara-cara penyerangan terhadap jaringan computer dan
perangkat drone dari cara yang sederhana hingga yang paling rumit.
Dikatakannya,
penandatanganan nota kesepahaman itu dianggap penting, karena perang di
dunia maya (cyber warfare) menjadi ancaman pada berbagai belahan dunia
di samping perang konvensional, di mana setiap Negara saling mengungguli
dalam penggunaan alat utama system senjata (alutsista).
Cyber
warfare berkembang dari cyber crime yang memiliki bentuk-bentuk
kejahatan karena pemanfaatan teknologi internet jaringan komputer
seperti menyebar virus yang merusak akses informasi, membajak atau
mencuri informasi, mengubah informasi secara ilegal, hingga memata-matai
akses informasi.
"Melalui penandatanganan MoU itu, diharapkan
TNI-AD dan IT Del mampu bekerjasama untuk menghasilkan produk-produk
yang dapat dimanfaatkan untuk memerangi cyber crime dan cyber walfare di
masa-masa mendatang," jelas Deni.
By Muhammad Fathoni
0 comments
Situs Universitas Trisakti hari ini diretas oleh pihak mengatasnamakan
diri sebagai Indo Anonymous. Mereka mengklaim sudah menguasai lebih dari
90 persen sistem dalam situs kampus ternama itu.
Dalam keterangan dari Indo Anonymous dikirimkan kepada
merdeka.com
melalui surat elektronik, Selasa (8/7), mereka menyatakan sudah
menguasai sistem CPanel dari server web Universitas Trisakti. Mereka
berdalih perbuatan itu dilakukan buat menyuarakan isi hati. Anehnya,
sang peretas nampak seperti mendukung calon presiden Joko Widodo. Hal
itu terlihat karena dia memajang foto perempuan berpose salam dua jari
khas pendukung
Jokowi. Dia juga menyisipkan lambang
Jokowi 4 President.
"Kami
akan menggunakan kelemahan website Trisakti untuk menyuarakan suara
hati kami sebagai anak bangsa Indonesia, yang menganut paham kebebasan
untuk bersuara dan berpendapat untuk kebaikan bangsa Indonesia," tulis
sang peretas keterangannya.
Tetapi, sang peretas hanya meretas
halaman utama situs Universitas Trisakti dan halaman situs Fakultas
Hukum. Entah apa alasan mereka hanya menjaili dua hal itu. Di halaman
utama, mereka memajang gambar mengingatkan soal Tragedi Trisakti 1998,
dengan sisipan tokoh bajak laut fiktif Jack Sparrow dalam film Pirates
of The Caribbean, diperankan oleh Johnny Depp. Mereka juga sengaja
memasang foto-foto saat beberapa mahasiswa berziarah ke makam rekan
mereka yang tewas akibat penembakan dalam aksi demonstrasi pada 1998,
serta foto peringatan kejadian itu di kampus dengan beberapa dosen.
Sang
peretas juga menuntut supaya Tragedi Trisakti 1998 diungkap dan para
pelakunya diadili. "Siapapun pelaku yang telah mengorbankan nyawa
anak-anak bangsa untuk Reformasi Indonesia. Kami tegaskan juga bahwa
kami bersuara hati kami dan untuk kami, tanpa diperalat oleh pihak
manapun," lanjut mereka.